CERITA SEX DUNIA BIRU & FILM BOKEP : MEMEK GADIS SMA YANG MASIH PERAWAN

SOBATPKR.COM - CERITA SEX DUNIA BIRU

Poker Online Terbesar dan Terpercaya di Indonesia


SOBATPKR.COM - Namanya Erry, siswi kelas tiga SMU di salah satu sekolah swasta yang cukup borju di Jakarta. Secara tak sengaja Diriku melihatnya mendaftar diantar maminya, saat Diriku mau mengambil beberapa CD di ruang administrasi.Tubuh Erry terbilang tinggi untuk gadis seusianya, mungkin sekitar 168 cm (Diriku mengetahuinya karena saat dia berdiri tingginya kira-kira sedaguku, sementara tinggiku 182 cm) dengan berat mungkin 45-an kg. Kulitnya putih bersih, wajahnya oval dengan kedua mata yang cukup tajam, hidung yang mancung dan bibir yang mungil. Rambut coklatnya yang dihighlight kuning keemasan tergerai sebatas tali bra.

Erry cukup cepat menangkap materi yang kuberikan. Materi beginner yang sedianya diselesaikan 24 session, dituntaskan Erry hanya dengan 19 session. Apa boleh buat, sisa waktu yang ada hanya bisa kugunakan untuk memberinya latihan-latihan, karena kebijakan dari lembaga pendidikan tidak memperbolehkan murid mengakhiri term meskipun materi telah selesai.Diriku juga tidak diperbolehkan memberi materi yang lebih dari kurikulum yang diambil si murid. Ya sudah, Diriku hanya menjaga integritas saja.Di sisa session, sambil latihan Diriku banyak mengobrol dengan Erry. Gadis manis itu sangat terbuka sekali denganku. Erry cerita mulai dari keinginannya kursus untuk persiapan kuliah di bidang kesekretarisan nanti

Tentang pacarnya, keluarganya yang jarang memberinya perhatian karena kedua orang tuanya sangat sibuk, sampai urusan… ehm seks. Diriku cukup terkejut saat mengetahui bahwa Erry sudah mulai berhubungan seks semenjak kelas tiga SMP dengan pacarnya yang berusia 7 tahun lebih tua darinya.

Semenjak itu Erry merasa ketagihan dan selalu mencari cara untuk memuaskan nafsunya. Dia pernah pacaran dengan 4 cowo sekaligus hanya untuk mendapatkan kepuasan seksnya.
Kami saling bertukar cerita. Dan Erry juga terkejut ketika mengetahui bahwa hubungan badanku yang pertama malah dengan ibu kost. Kami pun banyak bertukar pengalaman. Sampai akhirnya Erry telah menyelesaikan term kursusnya, kami tetap kontak lewat telephone.

Suatu ketika Erry memintaku untuk mengajar di rumahnya. Rupanya setelah mahir menggunakan Microsoft Office, banyak teman-teman sekolahnya yang tertarik ingin belajar juga. Erry pun menawarkan mereka untuk ‘main belakang’.

Karena biaya kursus di lembaga tempatku mengajar cukup mahal, Erry mengajak teman-temannya untuk membayarku mengajar di rumahnya dengan separuh harga. Sementara mereka minta kepada orang tua mereka harga kursus di lembaga.

Erry and the gank ada enam orang termasuk Erry sendiri. Dan Diriku baru tahu bahwa mereka korban kesibukan orang tuanya masing-masing. Yah, tipikal anak-anak metropolitan yang diberi kasih sayang hanya dengan uang. Angie, Vanya, Sisil, Lala dan Ike adalah teman-teman sekolah Erry. Seru juga ngajarin mereka. Kadang Diriku mesti meladeni candaan mereka, atau rela menjadi bahan ledekan (karena hanya Diriku yang cowo).

Hari itu baru jam 11 ketika Erry meneleponku. Dia memintaku untuk datang lebih cepat dari waktu belajar biasanya. Diriku oke-oke saja karena waktunya memang cocok. Jam 2 Diriku sudah berada di rumah Erry.

“Tumben Nan, jam segini udah nyuruh gue dateng.” tanyaku.

“Iya, lagi bete…” jawabnya dengan wajah agak kusut. Diriku mengacak-acak rambutnya pelan, lalu mencubit hidungnya.

“Kenapa nih? Cerita dong…” Erry tersenyum sambil mencubit pinggangku. Tiba-tiba gadis itu menarik lenganku dan mengajak ke kamar tidurnya.
“Hei..hei.. apa-apaan nih..” seruku.

“Nggak apa-apa hihihi….” Erry terus menarikku hingga ke atas ranjangnya. Tanpa pikir panjang lagi Diriku segera merengkuh tubuh langsingnya yang terbungkus kaus ketat dan celana pendek. Diriku lumat bibir mungilnya yang lembut.

“Mmmhh… mmm…” bibir kami Saling melumat. Erry kelihatan asyik sekali menikmati bibirku. Kedua tangannya sampai meremas rambutku. Sementara kedua tanganku masuk dari bawah kaus untuk merengkuh payudaranya yang masih terbungkus bra.


Ugh.. bulat sekali, bentuknya betul-betul sempurna. Diriku meremas-remas payudara Erry. Gadis itu semakin bernafsu. Lidahnya semakin liar menjelajahi mulutku, dan remasan tangannya semakin erat.

Tanpa Diriku minta Erry melepas sendiri kaus yang ‘mengganggunya’ berikut dengan bra-nya. Hmm.. terlihat jelas sudah dua gundukan payudaranya yang bulat dan montok. Yang Diriku heran kenapa kedua puting susunya masih berwarna merah muda.

Padahal Erry cerita bahwa dia sudah sering sekali berhubungan badan. Tanpa ampun Diriku langsung menyambar payudaranya dengan mulutku. Lidahku menari-nari lincah mengikuti lekukan payudaranya yang indah.

“Sshh.. Riiooo….. aaahhh…” Erry mendesah keasyikkan. Kepalaku dipeluk erat ke dadanya. Upss.. hampir Diriku sesak nafas dibuatnya. Lidahku terus bermain di kedua payudaranya. Juga putingnya. Hhmm.. nikmat sekali, putingnya betul-betul kenyal. Diriku menggigitinya pelan-pelan untuk memberikan sensasi di puting Erry.
“Aahh.. Yoooo….” tubuh Erry menggelinjang menahan rasa nikmat. Kami saling berpelukan erat, dan tubuh kami bergulingan tak karuan di atas ranjang. Gairah Erry semakin memuncak. Dengan liar gadis itu mencopoti semua kancing bajuku dan menanggalkannya dari tubuhku.

“Uuhh.. awas ya, sekarang gantian..” katanya. Diriku diam saja ketika Erry dengan penuh hasrat melepas celana panjang dan celana dalamku. Tubuhku sudah bugil tanpa busana.
Dengan penuh nafsu, Erry langsung menyambar batang penisku yang mulai mengeras, dan mengisapnya. Diriku tersenyum melihat gayanya yang buas. Diriku sedikit memiringkan tubuhku agar bisa mencapai celana pendeknya.

Tanpa kesulitan Diriku melepas celana pendeknya dari tubuh Erry, sekaligus dengan celana dalamnya. Hmm.. paha gadis itu benar-benar putih dan mulus. Diriku segera merangkul kedua pahanya untuk melumat kemaluan Erry yang tersembunyi di pangkal pahanya.


Kami ‘terjebak’ dalam posisi 69. Dengan liar lidahku menjelajahi permukaan vagina Erry. Jemari-jemariku membantu membeleknya. Aahh.. aroma khas itu langsung tercium. Diriku langsung mengulum klitoris Erry yang seolah melambai padaku.

“Uughhhh.. aahhh… Yooo…. gila lo…. aahhh…” Erry sampai menghentikan kulumannya di penisku untuk meresapi kenikmatan yang kuberikan di vaginanya. Diriku tak mempedulikan desahan Erry yang keasyikan, lidahku semakin liar menjelajahi vaginanya. Klitoris Erry sampai basah mengkilat oleh air liurku.

Tak tahan oleh kenikmatan yang kuberikan lewat mulut, Erry segera bangkit dari posisinya dan memutar tubuhnya yang indah. Dalam sesaat saja tubuh putih mulus itu telah menindih tubuhku. Kedua tangannya bertumpu di ranjang mengapit leherku.

“Come on Yo.. give me the real one…. ssshhhh…” desahnya penuh nafsu sambil mendekatkan vaginanya ke batang penisku. Diriku membantunya dengan menuntun penisku untuk masuk ke dalam liang kenikmatan itu. Ssllppp… bbleeessss…

“Sshh… sshhh…. oooohhh…. Yoo….” Erry merintih keasyikan seiring dengan tubuhnya yang naik turun. Sementara kedua tanganku asyik memainkan kedua puting susunya yang kenyal. Bibir mungil Erry yang terus mendesah kubungkam dengan bibirku. Lidahku bermain menjelajahi rongga mulutnya.

Tubuh Erry mulai menggelinjang menahan kenikmatan yang kuberikan dari segala arah. Pantatnya semakin cepat naik-turun.

Dengan gemas Diriku memeluk tubuh indah itu, dan berguling ke arah yang berlawanan. Sekarang Diriku yang menguasai permainan. Erry merentangkan kedua belah kakinya yang putih mulus itu. Tanpa ampun Diriku kembali menghujamkan batang penisku yang sudah basah ke dalam vaginanya.

Erry kembali merintih tak karuan. Sementara kedua tanganku bergerilnya menjelahai pahanya yang mulus. Dengan jemariku Diriku berikan sensasi di sekitar paha, pantat dan selangkangan Erry. Tubuh Erry semakin menggelinjang. Gadis itu tak kuasa lagi menahan nikmat yang dirasakannya. Dinding vaginanya mulai berdenyut.

“Riooo… sshhhh…. aahhhhh….” akhirnya Erry mencapai klimaksnya. Cairan kewanitaannya membanjiri penisku di dalam sana. Tubuhnya langsung tergolek pasrah. Diriku tersenyum melihat ekspresinya. Tiba-tiba Erry merengkuh leherku dan mendekatkan ke wajahnya.

“Awas ya, bentar lagi tunggu pembalasan gue..” desahnya dengan nada menantang.

“Coba kalo bisa, gue mau liat…” jawabku balik menantang seraya mengecup bibirnya. Kemudian kami bersih-bersih bersama di kamar mandi. Diriku dan Erry mengulangi lagi permainan tadi di kamar mandi, dan untuk kedua kalinya gadis manis itu mencapai klimaksnya.

Sekitar jam setengah empat sore sebenarnya waktu belajar akan dimulai, namun Erry memaksaku untuk melakukannya sekali lagi di ranjangnya. Gadis itu penasaran sekali karena Diriku belum mencapai klimaks. Semula Diriku menolak karena takut sebentar lagi yang lain datang. Namun Erry membungkam mulutku dengan puting susunya. Apa boleh buat, kami kembali melanjutkan permainan.


Benar saja, sepuluh menit sebelum jam empat tiba-tiba pintu kamar terbuka. Rupanya kami baru sadar kalau pintu depan dari tadi tidak dikunci. Sisil dan Ike yang baru saja datang langsung nyelonong ke kamar setelah tidak mendapatkan Erry di ruangan lain.

“Hei… gila lo berdua..!!!!” Sisil menjerit heboh. Diriku dan Erry yang sedang dalam posisi doggie style terkejut dengan kedatangan mereka. Diriku menatap Erry dengan bingung, tapi gadis itu tenang-tenang saja.

“Aduh Nan, lo kok gak bilang-bilang sih kalo mo barbequean… ajak-ajak dong..” cetus Ike tak kalah hebohnya. Erry menanggapi dengan tenang.

“Udah nggak usah ribut, lo join aja langsung sini..” tanpa dikomando dua kali kedua gadis itu langsung melepas pakaiannya dan bergabung dengan Diriku dan Erry di ranjang. Hmmm… aroma sabun dan shampoo yang masih segar segera tercium karena mereka berdua baru saja mandi.

Entah kenapa hari itu Angie, Vanya dan Lala kebetulan tidak datang. Angie sempat menelpon untuk memberitahu bahwa dia harus mengantar kakaknya ke dokter. Vanya ada acara weekend dengan keluarganya, sehingga harus berangkat sore itu juga. Sedangkan Lala tidak ada kabar.

Hari itu otomatis tidak ada session. Kami berempat bersenang-senang di kamar Erry sampai menjelang malam. Diriku sempat tiga kali mencapai klimaks. Yang pertama saat dengan Erry, tapi Diriku harus membuang spermaku di mulutnya karena Erry tidak mau ambil resiko.

Klimaks yang kedua ketika Ike dan Erry melumat batang penisku berdua. Diriku betul-betul tak tahan saat mulut mereka mengapit batang penisku dari sisi kiri dan kanan. Dan yang terakhir Diriku tuntaskan di dalam vagina Sisil.

Semula Diriku akan mencabut penisku untuk mengeluarkan spermaku di luar. Namun Sisil yang sudah kepalang nafsu malah mempererat pelukannya di tubuhku, hingga akhirnya spermaku menyembur di dalam. Dan pada saat yang bersamaan Sisil juga mencapai klimaksnya.

Setelah makan malam, Sisil dan Ike menelpon ke rumah masing-masing untuk memberitahu bahwa mereka menginap. Dan kami pun mengulangi kenikmatan-kenikmatan itu semalam suntuk. Di rumah Erry betul-betul bebas, sehingga permainan kami berempat betul-betul variatif.

Kadang di ranjang, di ruang tamu, di sofa, di meja makan, di kamar mandi, di kolam renang. Yang paling gila waktu Ike mengajakku bermain di gazebo kecil yang dibangun di halaman belakang rumah Erry. Waktu itu sudah jam 1 pagi. Asyik sekali ditemani hawa dingin kami saling menghangatkan.

Malam itu Diriku betul-betul akrab dengan Sisil dan Ike. Tak seperti sebelumnya, meskipun akrab namun mereka masih menganggapku seperti guru mereka, jadi masih ada rasa segan. Dari obrolan kami, Diriku mengetahui bahwa sebetulnya mereka berenam sama-sama pecandu seks.

Erry cerita bahwa mereka sering sekali ngerjain anak-anak kelas satu yang baru di sekolah mereka. Rumah Erry ini sering sekali dijadikan ajang pesta seks mereka. Diriku sampai geleng-geleng mendengar kegilaan mereka.

Hari-hari berikutnya Diriku jadi akrab dengan mereka berenam. Di kesempatan lain Diriku berhasil menikmati tubuh keenam abg itu pada hari yang sama. Hubungan Diriku dan mereka sempat berlangsung lama, hingga akhirnya setelah mereka lulus sekolah dan mereka saling berpencar.

Vanya, Sisil dan Lala melanjutkan studi mereka ke Aus, sedangkan Ike memilih belajar di USA, Angie dan Erry sama-sama ke Singapore. Tapi kami masih kontak via chat dan email. Beberapa bulan lagi rencananya mereka akan sama-sama pulang ke Indonesia, dan kami sudah mempersiapkan rencana pesta yang luar biasa. - SOBATPKR.COM

Terimakasih untuk pembaca yang budiman yang terus mengikuti Cerita seks maniak, Dan ikuti terus cerita sex bergambar selanjutnya di http://sobatbokep.blogspot.com setiap harinya !!! dan tonton video bokepnya


TONTON FILM BOKEP HD KLIK >>> PLAY NOW >>>>>
CERITA SEX DUNIA BIRU & FILM BOKEP : MEMEK GADIS SMA YANG MASIH PERAWAN CERITA SEX DUNIA BIRU & FILM BOKEP : MEMEK GADIS SMA YANG MASIH PERAWAN Reviewed by Unknown on October 19, 2017 Rating: 5